Author Archives: wahonot

MITOS SYIRIK GUNUNG SALAK

gunung salak sukhoi(Tanggapan terhadap artikel: misteri gunung Salak, burung pun bisa jatuh di atas makam Syekh)

Bukannya mengambil hikmah dari kecelakaan Sukhoi dengan bertobat dari kemaksiatan dan dosa, seorang “pemuka” di kaki gunung salak, desa palasari, Cijeruk malah menganjurkan makam Syekh Hasan dikukuhkan sebagai tempat ziarah. “Perlu semacam ada pengukuhan makam Syekh Hasan menjadi tempat ziarah” kata Habib Mukhsin Barakbah.

Musibah Sukhoi dan Makam Syekh Hasan

Allah yang maha bijak telah menetapkan bahwa segala sesuatu ada sebabnya. Apakah berdasarkan dalil syar’i atau kauni. Al Qur’an misalnya adalah sebab syar’i bagi kesembuhan, bagitu pula madu, habbatsauda’, air zamzam, semuanya adalah sebab kesembuhan berdasarkan dalil Al Qur’an dan hadits yang shahih. Begitu pula api yang merupakan sebab kauni untuk membakar, dan seterusnya. Read the rest of this entry

Tabi’in Terbaik “Uwais Al-Qoroni” (Bag.4)

Oleh : Ust. Firanda Andirja

8. Hendaknya seseorang selalu berusaha mengingat-ngingat nikmat yang telah Allah berikan kepadanya. Lihatlah Uwais tatkala berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan penyakitnya ia berkata, “Ya Allah sisakanlah (penyakit putihku) di tubuhku sehingga aku bisa (selalu) mengingat nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku”. Betapa banyak orang yang hanya bisa merasakan kenikmatan yang Allah berikan kepadanya tatkala ia kehilangan kenikmatan tersebut. Terkadang kita lupa akan kenikmatan kesehatan yang Allah berikan kepada kita dan kita hanya bisa benar-benar merasakannya tatkala kita sakit. Tidaklah benar-benar merasakan besar nikmat mata dan telinga kecuali orang yang tadinya melihat dan mendengar kemudian menjadi buta dan tuli. Read the rest of this entry

Tabi’in Terbaik “Uwais Al-Qoroni” (Bag.3)

Oleh : Ust. Firanda Andirja

Berkata Syaikh Abdulmalik, “Namun mengapa kita tidak melaksanakan wasiat Abu Hazim ini?? Kenapa??, hal ini menunjukan bahwa keikhlasan belum sampai ke dalam hati kita sebagaimana yang dikehendaki Allah”[17] Read the rest of this entry

Tabi’in Terbaik “Uwais Al-Qoroni” (Bag.2)

Oleh : Ust. Firanda Andirja

Faedah-faedah dari hadits ini:

1. Tidak berarti orang yang kedudukannya di sisi Allah mulia harus merupakan orang yang terhormat, dihargai manusia, perkataannya di dengar, ilmunya banyak, dan bebas dari tuduhan-tuduhan. Lihatlah Uwais Al-Qoroni…??? Read the rest of this entry

Tabi’in Terbaik “Uwais Al-Qoroni” (Bag. 1)

Oleh : Ust. Firanda Andirja

Uwais bin ‘Amir Al-Qoroni adalah tabiin terbaik sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim[1] dari Umar bin Al-Khotthob ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda إِنَّ خَيْرَ التَّابِعِيْنَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أُوَيْسٌ وَلَهُ وَالِدَةٌ ((Sebaik-baik tabi’in adalah seorang yang disebut dengan Uwais dan ia memiliki seorang ibu… )). Berkata An-Nawawi, “Ini jelas menunjukan bahwa Uwais adalah tabi’in terbaik, mungkin saja dikatakan “Imam Ahmad dan para imam yang lainnya mengatakan bahwa Sa’id bin Al-Musayyib adalah tabi’in terbaik”, maka jawabannya, maksud mereka adalah Sa’id bin Al-Musayyib adalah tabi’in terbaik dalam sisi ilmu syari’at seperti tafsir , hadits, fiqih, dan yang semisalnya dan bukan pada keafdlolan di sisi Allah”[2] Read the rest of this entry

Suara Adzan Yang Menyentuh Hati (Update)

            Sempat ana hapus postingan tentang adzan ini sebelumnya karena tidak bisa menampilakn video, maka pada kesempatan ini kami tampilkan kembali artikel ini sebagai penghibur kita seorang muslim. Di bawah ini ana berikan sebuah link video adzan yang menurut ana sungguh menyentuh hati bagi yang mendengarnya. Ssemoga dengan mendengarnya membuat kita semakin semangat melaksanakan kewajiban kita sebagai hamba Alloh yaitu kewajiban sholat. Marilah kita melaksanakannya secara berjamaah. Terlebih lagi di bulan ini  yaitu di bulan puasa, Alloh buka pahala yang besar, maukah kita menyambutnya? Selamat mendengarkan. Barokallohufiikum.

http://www.youtube.com/watch?v=NL0TMtRVDK4

Menyentuh Istri Membatalkan Wudhu??

Oleh : Ust Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Pertanyaan

Bagaimana hukum bersentuhan dengan isteri setelah berwudhu. Apakah membatalkan wudhu?

Maulana Bandar Lampung Read the rest of this entry

Hadirilah Kajian Umum dan Bedah Buku

Tema: Meniru Sabarnya Nabi
Karya Syaikh Salim bin Ied Al Hilaly hafizhahullah

Pemateri: Ustadz Abu Qatadah hafizhahullah
(Mudir ponpes Ihya’u Sunnah Tasikmalaya, dan murid Syaikh Muqbil rahimahullah)

Hari/ tanggal: Ahad, 13 Desember 2009
Waktu: Pukul 15.30 WIB s.d. Selesai

Bertempat: Masjid Umar bin Khathab Ma’had An Najiyah Al Islami Bandung
Jalan Utsman bin Affan No. 90 Komplek Griya Cempaka Arum, Cimencrang Gedebage – Bandung

informasi hubungi: Yayasan An Najiyah, Telp . 022 7831690
(disediakan fasilitas antar jemput ketika memasuki lokasi Ma’had An Najiyah dari Jl By Pass Soekarno-Hatta/ POLDA JABAR)

Menyikapi Tahun yang Penuh Gempa Bumi dan Bencana

بسم الله الرحمن الرحيم

Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baz

Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam tetap terlimpah kepada Rasulullah, keluarganya, shahabat-shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti petunjuk beliau. Amma ba’du:

Sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan semua perkara yang telah Allah tetapkan dan takdirkan. Sebagaimana pula Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan semua apa-apa yang telah Allah syari’atkan kepada para hamba-Nya dan apa-apa yang telah Allah perintahkan kapada mereka. Read the rest of this entry

Bargaul dengan Akhlak yang Baik

Oleh : Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Mungkin engkau pernah mendengar atau membaca hadits Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu yang menyebutkan sabda sang Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam:

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Susullah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapuskan kejelekan tersebut, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Ahmad 5/135, 158, 177, At-Tirmidzi no. 1987, dan selain keduanya. Dihasankan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Shahihul Jami’ no. 97 dan di kitab lainnya) Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: