Category Archives: Adab

Bila Hari Ied Jatuh pada Hari Jum’at

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Banyak yang menanyakan bagaimana jika Hari Raya atau Idul Adha jatuh pada hari Jum’at, apakah shalat Jum’atnya gugur karena telah melaksanakan shalat ‘ied? Read the rest of this entry

Iklan

I‘TIKAF, Adab-Adabnya, Hal-Hal Yang Dibolehkan Ketika I’tikaf, Serta Pembatal-Pembatalnya

Telah kami kami sebutkan pada pembahasan yang lalu tentang Mengenali dan Meraih Keutamaan 10 Terakhir Ramadhan Dan Lailatul Qadar dan Seputar I’tikaf, Mengenali dan Mengamalkannya sesuai Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Pada kesempatan kali ini, kami akan menyebutkan beberapa adab yang hendaknya diperhatikan dan diamalkan oleh para mu’takifin, agar itikaf yang mereka lakukan benar-benar mendapatkan nilai yang maksimal di sisi Allah subnahahu wata’ala. Seiring dengan itu kami juga akan menyebutkan hal-hal yang dibolehkan bagi mu’takif ketika i’tikaf. Read the rest of this entry

Seputar I’tikaf, Mengenali dan Mengamalkannya sesuai Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Ust. Abu Ahmad Kadiri & Ust. Abu ‘Amr Ahmad

Merupakan sebuah sunnah yang telah banyak ditinggalkan oleh kaum muslimin ketika bulan Ramadhan adalah I’tikaf. Setiap kaum muslimin tentu berharap agar Ramadhan yang dia laksanakan bernilai di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, terutama ketika 10 terakhir Ramadhan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadr malam yang di dalamnya dilipatgandakan amalan seorang hamba lebih baik daripada 1000 bulan. Read the rest of this entry

Mengenali dan Meraih Keutamaan 10 Terakhir Ramadhan Dan Lailatul Qadar

Ust. Abu Ahmad Kadiri & Ust. Abu ‘Amr Ahmad

 Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menyampaikan kita dipenghujung 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan memasuki 10 ketiga atau terakhir bulan Ramadhan. Hari-hari yang memiliki kelebihan dibanding lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya. Read the rest of this entry

Mengutamakan Menikah dengan Wanita yang Sholihah dan Sebaliknya

Oleh: Ummu ‘Abdillah Al Wadi’iyyah Hafizhahallahu

Al-Bukhari rahimahullâh berkata (9/132): Musaddad mengabarkan kepada kami, dia berkata: Yahya mengabarkan kepada kami dari dari ‘Ubaidillah, ia berkata: Sa’id bin Abi Sa’id mengabarkan kepadaku dari bapaknya, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Read the rest of this entry

Hukum Wanita Sholat Tarawih di Masjid

assalamualaikum,,,

afwan saya mau bertanya mengenai shalat tarawih yang lebih baik dikerjakan oleh wanita dengan berjamaah di Masjid atau di rumah?? jazakummulloh khoiron atas penjelasan rakaat tarawih nya.

dora…@yahoo.co.id Read the rest of this entry

Seputar Fikh Kewanitaan di Bulan Ramadhan (bagian 2)

Oleh: Al-Ustadz Abu ‘Abdillah Mustamin Musaruddin

I. HUKUM-HUKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN HAL-HAL YANG MERUSAK PUASA.

1. Dibolehkan bagi wanita yang berpuasa mencicipi makanan untuk mengetahui rasanya dan mengetahui panasnya untuk disuapkan pada bayinya, selama makanan tersebut tidak masuk ke dalam kerongkongannya (ditelan). Read the rest of this entry

Seputar Fiqh Kewanitaan di Bulan Ramadhan ( bagian 1)

Oleh: Al-Ustadz Abu ‘Abdillah Mustamin Musaruddin

1. Pendahuluan

Puasa pada bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan dan merupakan salah satu rukun Islam dan bangunannya yang agung. Read the rest of this entry

Panduan Zakat Fithri

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Zakat secara bahasa berarti an namaa’ (tumbuh), az ziyadah (bertambah), ash sholah (perbaikan), menjernihkan sesuatu dan sesuatu yang dikeluarkan dari pemilik untuk menyucikan dirinya. Read the rest of this entry

Waktu Waktu Sholat

 Oleh: Abu Mushlih

Mengerjakan shalat pada waktunya termasuk amalan yang paling dicintai oleh Allah. Sebagaimana diceritakan oleh Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu kepada Sa’ad bin Iyas. Beliau berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amal apakah yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya” kemudian aku berkata, “Kemudian apa?”. Beliau berkata, “Berbakti kepada kedua orang tua”. Kemudian aku berkata, “Kemudian apa?”. Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah” (HR. Bukhari [527] dan Muslim [85]). Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: