Category Archives: Fatwa

Jika Kena Najis, Apakah Wudhu Batal?

kena najis batalkah wudhuSoal: Jika seseorang yang masih dalam wudhu terkena najis di bajunya, lalu dia membersihkan najis di bajunya tersebut, apakah harus mengulang wudhunya, red.)? Read the rest of this entry

Hukum Sumpah Pocong

Tanya: Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ada yang ingin ana tanyakan, apakah Islam membolehkan umatnya untuk melakukan sumpah pocong? Karena ada sebagian orang Islam yang melakukannya.hukum sumpah pocong Read the rest of this entry

Pembahasan Penting Seputar Zakat

Oleh: Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah 

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده، وعلى آله وصحبه، أما بعد
Sesungguhnya yang mendorong penulisan risalah ini adalah dalam rangka nasihat dan peringatan tentang kewajiban zakat yang telah disepelekan oleh banyak kaum muslimin, sehingga mereka tidak mengeluarkan zakat sebagaimana tuntunan syari’ah, padahal perkara zakat sangat urgen dan merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima, tidak mungkin tegak bangunan Islam ini kecuali di atasnya, berdasarkan sabda Nabishallallahu’alaihi wa sallam: Read the rest of this entry

Hukum Wanita Sholat Tarawih di Masjid

assalamualaikum,,,

afwan saya mau bertanya mengenai shalat tarawih yang lebih baik dikerjakan oleh wanita dengan berjamaah di Masjid atau di rumah?? jazakummulloh khoiron atas penjelasan rakaat tarawih nya.

dora…@yahoo.co.id Read the rest of this entry

Seputar Fikh Kewanitaan di Bulan Ramadhan (bagian 2)

Oleh: Al-Ustadz Abu ‘Abdillah Mustamin Musaruddin

I. HUKUM-HUKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN HAL-HAL YANG MERUSAK PUASA.

1. Dibolehkan bagi wanita yang berpuasa mencicipi makanan untuk mengetahui rasanya dan mengetahui panasnya untuk disuapkan pada bayinya, selama makanan tersebut tidak masuk ke dalam kerongkongannya (ditelan). Read the rest of this entry

Seputar Fiqh Kewanitaan di Bulan Ramadhan ( bagian 1)

Oleh: Al-Ustadz Abu ‘Abdillah Mustamin Musaruddin

1. Pendahuluan

Puasa pada bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan dan merupakan salah satu rukun Islam dan bangunannya yang agung. Read the rest of this entry

Apakah Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah?

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

 Apakah benar tidur orang yang berpuasa itu berpahala? Apakah benar seperti itu?

Di bulan Ramadhan saat ini, kita sering mendengar ada sebagian da’i yang menyampaikan bahwa tidur orang yang berpuasa adalah ibadah. Bahkan dikatakan ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga dengan penyampaian semacam ini, orang-orang pun akhirnya bermalas-malasan di bulan Ramadhan bahkan mereka lebih senang tidur daripada melakukan amalan karena termotivasi dengan hadits tersebut. Dalam tulisan yang singkat, kami akan mendudukkan permasalahan ini karena ada yang salah kaprah dengan maksud yang disampaikan dalam hadits tadi. Semoga Allah memudahkan dan menolong urusan setiap hamba-Nya dalam kebaikan. Read the rest of this entry

Bolehkah Menonton Sulap?

Diterjemahkan oleh Al-Ustadz Qomar ZA, Lc. hafizhahullaahu

Seringkali kami mendengar tentang apa yang dilakukan oleh para penyulap berupa atraksi-atraksi mereka yang disaksikan oleh anak-anak muslimin, baik melalui layar televisi atau secara langsung di sebagian daerah dengan atraksi yang cepat dan tersembunyi sehingga mengundang perhatian mata. Seperti mematikan dan menghidupkan burung, mengeluarkan telur dari dua tangan, dan hal-hal semacam ini. Lantas apa hukum dari menyaksikan hal itu dan apakah hal tersebut termasuk sihir? Read the rest of this entry

Anak Angkat Dalam Islam

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrâhîm Alusy Syaikh rahimahullâhu

Tanya:

Bolehkah menjadikan anak orang lain sebagai anak angkat dalam keluarga kita di mana kita menganggapnya seperti anak sendiri? Lalu bagaimana hijab dengannya bila si anak sudah baligh? Read the rest of this entry

Menjauhi Pelaku Ghibah

Oleh: Fadlilatu As Syaikh Al Allamah Al Faqih Abdul ‘Aziz bin Abdillah bin Bazz

Soal : Aku mempunyai seorang teman. Kalau dia berbicara, seringkali perkataannya membicarakan tentang aib-aib orang lain sehingga menjatuhkan kehormatan mereka. Aku sudah menasehatinya agar tidak lagi membicarakan aib-aib orang lain, akan tetapi nasehat yang aku berikan tidak bermanfa’at baginya. Dan yang nampak darinya, bahwa perkara membicarakan aib-aib/kejelekan orang lain itu sudah menjadi kebiasaan/karakter yang melekat pada dirinya. Walaupun terkadang dia membicarakan aib-aib orang lain itu untuk tujuan/niat yang dianggapnya baik. Dengan keadaannya yang seperti ini, maka apakah diperbolehkan untuk menjauhkan diri darinya ? Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: