Perayaan Maulid Nabi Shollallohu’alaihi wasallam dalam sorotan

Oleh : Ustadz. Jafar Salih

Hari-hari itu istri-istri Nabi Shollallohu’alaihi wassalam kedatangan tiga sahabat  menanyakan perihal ibadah Rosululloh. Sesampainya mereka disana diceritakanlah kepada mereka seperti apa ibadah Rosululloh, selesai mereka menyimak keterangan para pendamping Rosululloh seolah-olah mereka masih menganggapnya belum seberapa. Maka berkatalah salah seorang dari mereka; “Saya akan sholat malam selama-lamanya”. Kata yang kedua;” saya akan berpuasa dan tidak berbuka “. Yang terakhir menyela; “Dan saya akan menjauhi wanita-wanita dan tidak akan menikah”.

Tidak lama, sampailah kepada Beliau Shollallohu’alaihi wassalam laporan ucapan-ucapan ketiga sahabatnya tadi. Maka beliau pun berkata lantang dihadapan mereka; ” Kenapa masih ada orang-orang  yang mengatakan ini dan itu, sungguh demi Alloh, ketahuilah; saya adalah orang yang paling bertakwa dan paling takut kepada Alloh daripada kalian, tapi saya sholat malam dan saya juga tidur, saya puasa dan saya juga berbuka dan saya menikahi wanita-wanita…barangsiapa yang tidak suka dengan ajaranku maka dia bukan dari golonganku”.

Demikianlah makna hadist Anas rodhiyallohu’anhu yang diriwayatkan oleh Al Imam muslim dalam shohihnya. Hadist ini seolah-olah terus menegur dan mengingatkan kita, bahwa ada satu hal dari sunnah Nabi yang sering kali luput dari pengamatan yaitu yang dinamakan para ulama dengan sunnah tarkiyyah. Sunnnah tarkiyyah adalah semua yang tidak pernah dikerjakan oleh Rosululloh semasa hidupnya maka sunnah bagi kita untuk meninggalkannya. Selanjutnya silahkan download artikelnya disini

About wahonot

I a salafy man

Posted on Maret 18, 2008, in Aqidah, Hadist, Muslimah. Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. USTADZ, JANGAN TERPANCING SEREMONIALNYA YAH…..
    INTISARI DARI MAULID NABI HANYA SEKEDAR MENGENANG BELIAU.
    DAN MOHON DIINGAT, MAULID BUKAN BAGIAN DARI IBADAH UTAMA YANG PERLU UNTUK BERBANTAH-BANTAH DALAM MENCARI KEBENARANNYA. TAPI IA SUNGGUH-SUNGGUH MENAMBAH KEKHUSYU’AN SAYA DALAM IBADAH. (EMPAT SEHAT LIMA SEMPURNA USTADZ)

  2. Asalamualaikum warrohmatulloh,

    Ingat kebenaran cuman satu di mata Alloh swt, ga bisa ditawar dan ga ada cuman-cuman meskipun ini masalah sepele.
    dan hati-hati siasat syetan ga pandang bulu syetan dari manusia pertama muncul sampai kiamat.
    islam agama tauhid bukan agama yang meniru-niru apalagi ikut-ikutan.

    wasalamualaikum warrohmatulloh

  3. 1. “Barang siapa mengadakan perkara baru dalam (agama) kami ini yang tidak ada asal darinya, maka perkara itu tertolak. “(HR. Bukhori Muslim)
    2. “(Ikutilah) sunnahku dan sunnah khulafaur rosyidin yang di beri petunjuk sesudahku. Peganglah (kuat-kuat) dengannya, gigitlah sunnahnya itu dengan gigi gerahammu. Dan jauhilah perkara-perkara yang di adakan-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat. (HR. Tirmidzi dan dia berkata : Hadits ini hasan shohih)
    3. maka sebaik-baiknya perkataan adalah Kitabullah (Al-Qur’an) dan sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Muhammad. Dan sejelek-jeleknya perkara adalah perkara yang di ada-adakan dan setiap bid’ah itu sesat. “(HR. Muslim)

    Sebenarnya kalo antum mau membaca dengan tanpa dihinggapi perasaan taqlid juga hawa nafsu saya yakin anda akan menemukan kebenaran dari artikel di atas.
    WallahuallamBishowab

  4. Hal seperti ini kenapa selalu dipermasalahkan sih ?

    Masih banyak masalah lain yang lebih penting…

    Kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan sebagai contohnya…

    Apa Allah SWT dan agamanya itu perlu dibela ?

    Selemah itukah Allah SWT Yang Maha Kuasa ?

    Saya kira tidak…

  5. masalah aqidah akan selalu jd permasalahan yg sangat penting. rusaknya aqidah akan diikuti kerusakan2 yg lainnya. agama ALLAH SWT memang perlu(bahkan harus) dibela, dari segala bid’ah dan kesesatan, dan juga dari orang2 yg ingin merusaknya dengan dua hal tersebut. semoga ALLAH SWT senantiasa menetapkan hati kita pada al-haq.

  6. saya sebelumnya dah menebak bahwa hal ini pasti akan menimbulkan pro dan kontra. Akan tetapi saya hanya bermaksud supaya agama itu tegak secara kaffah dan kebenaran itu tegak walaupun itu terasa pahit akibatnya dan kelihatannya tidak masuk akal. Cobalah kaum muslimin sekalian untuk membaca dengan kebersihan hati dan lapang dada jangan membaca dengan emosi apalagi belum selesai terus komentar. Kadang kita menolak bukan karena hal itu salah akan tetapi menolaknya karena fanatik dan membenci dulu apa yang disampaikan. Subhanalloh, jika hal semacam ini ga perlu dipermasalahkan kenapa di jaman nabi, pada waktu itu nabi tetap berusaha membela agamanya bahkan sampai nabi hampir terbunuh? jika hal seperti ini bukan permasalah penting, kenapa ibnu mas’ud begitu keras terhadap orang yang melakukan dzikir jama’ah yang tidak ada tuntunan dijaman nabi padahal yang dibaca adalah kalimat thoyibah? Apakah lebih baik memiliki harta yang banyak sedang kaum muslimin lalai kepada Alloh bahkan berbuat syirik?Apakah kebodohan yang mana lagi dibanding seseorang tidak mengetahui hukum agama-Nya?
    Bagaimana dengan ayat :Intanshurullooha yanshurkum wa yutsabbit aqdaamakum?
    Permasalahnnya bukan karena Alloh itu lemah dan kita itu lebih hebat karena mampu menolong agama Alloh. Jika Alloh menghendaki kita semua menjadi orang beriman itu hal yang gampang, menghendaki semua orang kaya bukan hal sulit, membuat manusia kaya semua tidak rumit. akan tetapi itu semua adalah ujian bagi kita semua siapa yang beriman dan siapa yang tidak. Siapa yang mau melaksanakan perintah Alloh dan yang tidak mau melaksanakan perintah Alloh. Jika kita mau membaca ajaran Rosul-Nya dengan seksama dalam banyak hadistnya tentu kita akan merasa bahwa Nabi itu kayak kurang kerjaan misalnya menegur para sahabatnya tatkala memakai cincin dari emas, apa tidak ada kerjaan yang lain yang lebih pentin?? mungkin kita akan mengatakan demikian. Akan tetapi nabi tetap melakukan demi menyelamatkan sahabatnya dari kesalahan. semoga Alloh memberi kemudahan kepada kita untuk menerima kebenaran walau itu pahit. afwan tertalu panjang.

  7. Afwan sebelumnya jika dalam artikel ini menimbulkan pro dan kontra. tetapi sekali lagi ana menyampaikan akan hal ini bukan bermaksud memecah belah kaum muslimin akan tetapi hanyalah menyampaikan apa tentang sebagian dari agamanya yang telah banyak ditinggalkan manusia sehingga agama ini menjadi asing sebagaimana tema dari blog ini (alghuroba’ ). Sebenarnya persatuan adalah tegaknya kebenaran di atas muka bumi ini. Dan saya mohon antum semua tidak memanggil saya ustadz karena sejujurnya saya hanyalah seorang tholabul ‘ilmi yang masih perlu banyak belajar tentang agama ini. Semoga Alloh memudahkan jalan kita di dalam menempuh agama-Nya yang lurus ini.Baarokallohufiikum

  8. Assalamu’alaikum.
    Afwan,ana minta izin untuk meng-copy beberapa artikel di blog antum untuk arsip di blog ana
    http://www.akhisaad.blogspot.com

    BOLEH atau TIDAK ?
    Ana harap antum bisa memberi jawaban segera.

    Jazakumulloh khoiron.

    Wassalamu’alaikum.

    wa’alaikumussalam akhi, silahkan saja mengambil dan mengcopy file ini, ana tidak keberatan asal menyertakan sumber antum mengambil file tersebut. barokallohufiikum
    wassalamu’alaikum…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: