Adab Pada Hari Jumat Sesuai Sunnah Nabi

 Oleh : Abu Abdirrohman albayaty

Hari Jumat adalah salah satu hari yang istimewa bagi kaum muslimin, Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan petunjuk pada kita tentang amalan di hari Jumat. Tapi awas, jangan sampai kita beramal dengan perkara yang tidak ada contohnya dari Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam. Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rosululloh dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Alloh Ta ‘ala. Berikut ini beberapa adab yang harus diperhatikan bagi setiap muslim yang ingin menghidupkan syariat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jumat:  

1.Memperbanyak Sholawat Nabi

Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata:”Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah? Nabi bersabda:”Sesungguhnya Alloh mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

2. Mandi Jum’at

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang balig berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rosululloh bersabda yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah balig, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rosululloh bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah” (HR Bukhori dan Muslim)

 3. Menggunakan Minyak Wangi

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR Bukhori dan Muslim)

4. Bersegera Untuk Berangkat ke Masjid

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhori). Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat Fathul Bari II/388)

5. Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib

Abu Huroiroh rodhiallohu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Barang siapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai jum’at ini sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)

 6.Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah

Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan bahwa Rosululloh melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) pada saat sholat Jumat ketika imam sedang berkhotbah.” (Hasan. HR Abu Dawud, Turmidzi)

7.Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat

Rosululloh bersabda yang artinya, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan sholat Jumat, maka sholatlah empat rakaat”. Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka sholatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.” (HR Muslim, Turmudzi)

 8.Membaca Surat Al Kahfi

Nabi bersabda yang artinya,”Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Alloh akan meneranginya di antara dua Jumat.” (HR Imam Hakim dalam Mustadrok, dan beliau menshahihkannya)Demikianlah sekelumit etika yang seharusnya diperhatikan bagi setiap muslim yang hendak menghidupkan ajaran Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika di hari Jumat. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa di atas sunnah Nabi-Nya dan selalu istiqomah di atas jalan-Nya. Wallohu a’lam.

(Di sarikan dari majalah Al Furqon edisi 8 tahun II)

Sumber: http://www.muslim. or.id 

About wahonot

I a salafy man

Posted on Januari 22, 2008, in Fikh. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. assalamualaikum wr. wb.
    Alhamdulillah, semoga mas bambang terus semangat mengupdatenya.
    ana punya dua pertanyaan.

    1. pada tulisan mengenai hari jumat, tertulis mandi jumat wajib. yang ingin ana tanyakan kapan waktunya? apakah sesaat sebelum jumatan atau bisa pagi harinya. misal kita sebagai pekerja kan agak susah kalo harus mandi dulu saat mau ke masjid. paling juga pagi harinya. mohon penjelasan.

    2. ada temen yang ngasih tahu kalo saat sholat, bacaan surat di rokaat pertama dan kedua mesti mengikuti urutan Al quran. artinya misal rokaar pertama surat al-iklas maka saat rokaat kedua surat setelahnya bisa al falaq atau annash. misal di rokaat pertama kita baca beberapa ayat surat an-nisa maka sebaiknya di rokaat kedua baca ayat atau surat setelah annisa sampai annash, bukan baca suarat atau ayat sebelumnya. apakah ini benar? mohon penjelasan juga

    wassalam

    Herianto


    wa’alaikumussalam warohmatullohiwabarokatuh.
    sebelum ana jawab mungkin sedikit ana kasih masukan ttg adab menjawab salam dan memberi salam, Sebagaimana dijelaskan para ulama kita dilarang untuk memberi salam atau menjawab salam dengan disingkat, bisa jadi makna akan berubah. sehingga alangkah baiknya kita tidak menyingkatnya. tapi andai kita malas maka bisa kita beri salam dengan salam yang singkat seperti assalamu’alaikum, dan dijawab dengan jawaban yang seimbang atau lebih .
    1. hal ini pernah ditanyakan keustadz juga, dan secara ringkas kita bahwa hal ini kita laksanakan sebelum kita berangkat kemasjid untuk sholat jumat karens niat kita adalah melaksanakan sholat jumat, tapi jika memang ga bisa maka fattaqulloha mastato’tum( bertaqwalah semampum kamu),
    2. berhubungan dengan masalah ibadah merupakan masalah yang menyangkut hal yang bersifat tauqifiyah (brdasarkan dengan dalil), maka berdasarkan dalil yang ada (silahkan baca dibuku ttg sifat sholat nabi seperti syaikh albani, jibrin dll) maka Nabi tidak menjelaskan ttg harus urut setelah ayat ini baru ayat itu atau surat ini kemudian surat itu, yang nabi jelaskan hanyalah membaca beberapa ayat dari alqur’an, maka boleh kita membaca beberapa ayat dari alqur’an dan tidak harus urut. Maka alangkah baiknya kita merujuk kepada dalil yang bersumber dari Alqur’an dan hadist nabi yang shohih. wallohua’lam
    wassalamu’alaikum

  2. assalamualaikum….
    kang, saya mau nanya nih, gimana sih islam memandang demokrasi?, itu kan berasal dari barat, sedangkan itu adalah sistem pemerintahan yang kita anut….


    wa’alaikumussalam.
    mungkin untuk lebih jelasnya antum bisa baca dilink berikut karena udah lumayan lengkap cuma mungkin antum harus berhati2 dalam menyikapi masalah ini terutama berhubungan dengan pemerintah, karena banyak diantara kita yang terjerumus dalam bersikap sehingga kita berlebihan dalam menyikapinya sampai taraf mengkafirkan ulama, berhati-hatilah karena ini adalah sikap khowarij. ketahuilah wahai saudaraku bahwa kita dilarang memberontak kepada penguasa selama mereka masih menegakkan sholat.atau juga dilarang berkoar2 dimimbar2 dalam rangka berunjuk rasa karena pada dasarnya semua ini hanya menimbulkan kerusakan yang lebih besar. wallohua’lam.Linknya adalah:
    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: