Empat Kaidah Memahami Tauhid (bag.4)

Oleh:Syaikh Sholeh Bin Fauzan Alu Fauzan

Berkata Syaikh (Muhammad bin abdil wahhab) rahimahullah :
“Jika kamu mengetahui bahwa syirik bila bercampur dengan ibadah akan merusaknya dan menghapus amalan, sehingga pelakunya termasuk orang yang kekal dalam neraka. Tahukah engkau bahwa yang paling penting bagimu adalah mengetahui hal tersebut. Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala membebaskanmu dari perangkap ini, yaitu syirik kepada Allah subhanahu wa ta’ala, yang Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan tentangnya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (an nisaa’ : 48)Dan hal itu dengan mengetahui empat kaidah yang disebutkan Allah subhanahu wa ta’ala dalam kitab-Nya”

SYARAH :
Selama engkau mengenal tauhid yaitu mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala dalam ibadah, maka wajib bagimu untuk mengetahui apa itu syirik. Karena seseorang yang tidak mengetahui suatu perkara, dia akan terjatuh padanya. Maka sudah seharusnya engkau mengetahui maca-macam kesyirikan dengan tujuan untuk menjauhinya, karena Allah subhanahu wa ta’ala memperingatkan hal itu dalam firman-Nya

“Sesungguhnya Allah tidak akanmengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain (dari syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (An Nisaa’ : 48)

Adapun bahaya kesyirikan tersebut adalah diharamkan bagi pelakunya untuk memasuki surga“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga.” (Al Maidah : 72)

Diharamkan pula dia dari ampunan“sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syrik.” (An Nisaa’ : 48)

Jika demikian halnya, maka hal ini adalah bahaya yang besar, yang wajib engkau ketahui sebelum bahaya lainnya. Karena syirik itu pila, telah sesat berbagai pemahaman dan akal-akal, sehingga kita perlu mengetahui apa itu syirik dari Al qur’an dan As Sunnah. Tidaklah Allah subhanahu wa ta’ala memperingatkan kita dari sesuatu kecuali Dia menerangkannya, dan tidaklah Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan sesuatu kecuali menjelaskannya kepada manusia. Maka Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan mengharamkan syirik dan meninggalkannya secara global, akan tetapi Allah subhanahu wa ta’ala telah menjelaskannya dalam Al Qur’an yang mulia dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga menerangkannya dalam As Sunnah dengan keterangan yang lengkap. Apabila ingin mengetahui apa itu syirik, hendaknya kita kembali kepada Al Qur’an dan As Sunnah sampai kita tahu syirik tersebut dan bukan kembali pada ucapannya si fulan (seseorang), akan datang (penjelasan) tentang ini.

diambil dari e-book akh Ahmad Al Makassari “Mengapa Islam membenci syirik?” di http://ashthy.wordpress.com  

Iklan

About wahonot

I a salafy man

Posted on Oktober 31, 2007, in Aqidah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: