Arsip Kategori: Do’a
Doa Berbuka Puasa yang Shahih
Oleh:Ummu Asiyah Athirah
Masyhur, tak selamanya jadi jaminan. Begitulah yang terjadi pada “doa berbuka puasa”. Doa yang selama ini terkenal di masyarakat, belum tentu shahih derajatnya. Read the rest of this entry
Tafsir Ayat Kursi
Oleh : Ustadz Anas Burhanuddin, Lc
(Mahasiswa Master di Universitas Islam Madinah)
Keutamaan Ayat Kursi
Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung nan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah Ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain. Surat yang paling agung adalah surat al-Fatihah. Pada kesempatan kali ini akan kita pelajari bersama ayat yang paling agung dalam al-Qur’an, yaitu ayat kursi; surat al-Baqarah ayat 255. Read the rest of this entry
Kelemahan Hadits-Hadits Tentang Mengusap Muka Dengan Kedua Tangan Sesudah Selesai Berdo’a
Oleh: Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat
Pendahuluan.
Sering kita melihat diantara saudara-saudara kita apabila telah selesai berdo’a, kemudian mereka mengusap muka mereka dengan kedua telapak tangannya. Mereka yang mengerjakan demikian itu, ada yang sudah mengetahui dalilnya, tapi mereka tidak mengetahui derajat dari dalil tersebut. Apakah sah datang dari Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam atau tidak .? Ada juga yang mengerjakan karena ikut-ikutan (taklid) saja. Oleh karena itu jika ada orang bertanya kepada saya (Abdul Hakim bin Amir Abdat) : “Adakah dalilnya tentang mengusap muka dengan kedua telapak tangan sesudah selesai berdo’a, dan bagaimana derajatnya, sah atau tidak dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ..? Maka saya menjawab ; “Bahwa tentang dalilnya ada beberapa riwayat yang sampai kepada kita, tapi tidak satupun yang sah (shahih atau hasan) datangnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam”. Read the rest of this entry
Bacaan Setelah Salam Dalam Sholat Wajib
Oleh: Syaikh Said bin Ali Al Qathani
Pembaca yang budiman, pada kesempatan ini saya bawakan beberapa dzikir sesudah sholat wajib. Hal ini di sebabkan saya melihat banyak kaum muslimin yang membiasakan dzikir dan do’a yang tidak disyariatkan sesudah sholat yang lima waktu. Ada diantara mereka yang dzikir dengan berjamaah yang dipimpin oleh imam, ada yang berdzikir dengan do’a yang asal-asalan tidak bersumber dari Alqur’an atau hadist Nabi yang shohih. Maka melihat fenomena itu saya bermaksud membawakan beberapa dzikir sesudah sholat fardhu yang bersumber dari alqur’an dan hadist Nabi yang shohih yang diambil dari Hisnul Muslim yang dikarang oleh Syaikh Said bin Ali Al Qohthoni. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam. Semoga salam serta sholawat tercurah kepada baginda Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam. Semoga dzikir ini bisa diamalkan dan jika antum sekalian berkenan bisa merujuk ke kitab aslinya : Read the rest of this entry



























































