Arsip Harian:Juni 12, 2008
Sekilas Tentang Sejarah Munculnya Ahmadiyah
Oleh : Al-Ustadz Qomar ZA
Banyak sisi kelam dari kisah hidup para nabi palsu yang terkubur oleh puja dan puji para pengikutnya. Mirza Ghulam Ahmad adalah contoh yang amat layak diketengahkan. Bagaimana sesungguhnya akhlak dari “nabi” orang-orang Ahmadiyah ini?
Dengan menengok –walau sekilas– tentang sejarah munculnya sekte Ahmadiyah ini, diharapkan kita akan mengenal dengan jelas jati diri mereka dan pimpinan mereka.( Pembahasan berikut ini diringkas dari kumpulan makalah Asy-Syaikh Prof. Ihsan Ilahi Zhahir, seorang ulama besar di Pakistan.) Read the rest of this entry
Mencermati Beberapa Butir Pernyataan PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)
Penulis : Al-Ustadz Qomar ZA
Agama Ahmadiyah, dalam perjalanannya di Indonesia ini mengalami berbagai macam lika-liku. Bahkan tak jarang terjadi tindakan kekerasan terhadap mereka disebabkan ajaran agama mereka yang begitu meresahkan kaum muslimin. Karena kecemburuan agama, merekapun bertindak walaupun caranya terkadang tak terkendali sehingga terjadi kekeliruan-kekeliruan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni muslimin tersebut.
Namun sudah semestinya Ahmadiyah mendapatkan tindakan yang keras dari pihak yang berwenang agar mereka kembali kepada kebenaran atau agar tidak ada lagi upaya penyesatan umat. Walhasil, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sempat menfatwakan kesesatan JAI pada tahun 1980, lalu pada tahun 2005 masing-masing dari JAI dan GAI dinyatakan sesat. BAKOR PAKEM (Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat) pun pernah merekomendasikan kepada pemerintah untuk melarang keberadaan mereka di seluruh wilayah tanah air. Read the rest of this entry
Agama Baru, Nabi Palsu
Oleh : Redaksi Asy-Syariah
Dengan alasan melindungi keragaman, beberapa pihak berupaya melakukan pembiaran terhadap tumbuh dan berkembangnya Ahmadiyah saat isu terkait aliran itu memuncak beberapa waktu silam. Setiap manusia, dalih mereka, mempunyai hak untuk meyakini ajaran yang dianutnya, bahkan setiap orang punya hak untuk tidak beragama sekalipun. Dengan cara pandang ini, para tokoh pembela (yang sayangnya sebagian dari mereka disebut tokoh Islam) hendak menyatakan bahwa hak hidup hanya dimiliki oleh kalangan sesat serta kaum atheis. Read the rest of this entry
Isu Kenabian yang Diselewengkan
Oleh : Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafrudin
Nubuwwah (kenabian) adalah pilihan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bukan hasil karya cipta manusia. Bukan pula sekadar diperoleh karena olah jiwa, perenungan (kontemplasi), atau apapun namanya.
Banyak ayat yang mendorong seseorang untuk senantiasa ittiba’ (berada di atas sunnah), iltizam (konsisten), i’tisham (berpegang teguh), dan istiqamah (tetap lurus). Juga, banyak hadits yang mengarahkan semuanya ke satu tujuan, yaitu tsabat (kokoh) di atas Islam. Read the rest of this entry


























































