Ditulis pada Mei 16, 2008 oleh wahonot
Oleh : Abu Tilmidz
Mereka Adalah Tauladan Yang Baik Yang Menunjukkan Kepada Kebenaran Serta Mengamalkannya.
Ayyub As-Sikhtiyani rahimahullah menyatakan : “Sesungguhnya di antara kebahagian bagi seorang hadats (pemuda) dan orang non Arab adalah ketika Allah memberi taufik kepada mereka berdua untuk bertemu dengan ulama Ahlus Sunnah” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlus Sunnah wal Jama’ah oleh Al-Lalikai I : 166, dengan nomor 30]
Fudhail bin Iyadh Radhiyallahu ‘anhu menyatakan : “Sesungguhnya Allah memiliki para hamba yang karena hamba-hamba itu Allah menghidupkan negeri-negeri. Mereka adalah Ahlus Sunnah dan orang yang mengetahui apa yang masuk ke dalam perutnya, halal atau haram. Mereka termasuk tentara Allah” [Rujukan sebelumnya I : 72 nomor 51] Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj, keluarga | 1 Komentar »
Ditulis pada Mei 16, 2008 oleh wahonot
Oleh: Abu Tilmidz
Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Mereka adalah orang-orang yang mengikuti gaya hidup Rasulullah dan para sahabat beliau. Mereka adalah orang-orang yang berpegang teguh pada sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah para sahabat beliau sendiri, para tabi’in, para imam yang mengikuti petunjuk dan mengikuti kehidupan mereka serta menjauhi perbuatan bid’ah di mana pun dan kapan pun juga. Mereka akan tetap ada dan selalu mendapatkan pertolongan dari Allah hingga hari Kiamat.[1] Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj, keluarga | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Mei 14, 2008 oleh wahonot
Oleh: Abu Tilmidz
Kata mutiara tersebut tidak hanya terucap dari seorang shahabat ,dan diantara yang mengucapkannya ialah Abu Darda’ dan Abdullah bin Mas’ud –Radhiallahu anhuma- seperti yang disebutkan dalam Syarh Ushul I’tiqad Ahlus Sunnah (nomor114 dan 115), Assunnah karya Ibnu Nashr (hal 27-28), Al Ibanah (I/320) karya Ibnu Baththah,dan lain-lain.
Juga terdapat riwayat dari Ubay bin Ka’ab Radhiallahu anhu seperti disebutkan dalam Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah (I/111) dengan redaksi:
“Sesungguhnya sederhana dalam jalan hidup dan sunnah Nabi Shalallahu alaihi wa sallam adalah lebih baik daripada banyak tetapi menyalahi jalan hidup dan sunnah Nabi Shalallahu alaihi wa sallam.Maka lihatlah amal kamu,baik banyak maupun sedikit,agar yang demikian itu sesuai dengan jalan hidup dan sunnah nabi Shalallahu alaihi wa sallam” [Juga diriwayatkan oleh Al Laalikai no.11,Ibnul Mubarak dalam AzZuhd :II/21, dan Abu Nu’aim dalam Al Hilyah :I/252]
Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj, keluarga | 1 Komentar »
Ditulis pada Mei 14, 2008 oleh wahonot
Oleh: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Sunnah dengan makna apa-apa yang disyari’atkan oleh Rasul-Nya adalah lawan dari bid’ah, yakni apa-apa yang baru yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. [Mafhum Ahlis Sunnah, hal 32, 35]
Bid’ah menurut bahasa ialah segala perkara yang baru diada-adakan. Kata Imam Asy-Syaatibi : “Lafadz bid’ah pada dasarnya bermakna apa saja yang belum ada contohnya”. Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj, keluarga | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Mei 8, 2008 oleh wahonot
Oleh : Abu Tilmidz
Kenikmatan itu ada dua : Kenikmatan yang umum dan Kenikmatan yang terikat.
Kenikmatan Yang Umum.
Yaitu kenikmatan yang berhubungan dengan kebahagiaan abadi. Itu adalah kenikmatan Islam dan kenikmatan Sunnah. Karena kebahagiaan dunia dan akhirat dibangun diatas tiga pondasi : Islam, Sunnah dan A’fiyah (keselamatan) di dunia dan di akhirat. Sementara kenikmatan Islam dan Sunnah adalah kenikmatan yang diperintahkan Allah kepada kita agar memohonnya di dalam shalat, agar Allah memberikan kita petunjuk kepada jalan pengikutnya, dan jalan orang yang telah diberikan keistimewaan dengan kenikmatan itu, serta jalan orang-orang yang telah dijadikannya sebagai penghuni Ar-Rafiq Al-A’la. Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Mei 8, 2008 oleh wahonot
Oleh: Abu Tilmidz
Sunnah adalah benteng Allah yang kuat, yang bila dimasuki seseorang, orang itu akan aman. Sunnah merupakan pintu Allah terbesar, yang barangsiapa memasukinya akan termasuk di antara mereka yang meyambung silaturrahmi denganNya. Ia akan tetap menegakkan pemilikinya meskipun sebelumnya terduduk karena amal perbuatan mereka. Cahayanya akan berjalan di hadapan mereka, ketika cahaya ahli bid’ah dan kemunafikannya sudah sirna. Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang diputihkan wajahnya, ketika wajah ahli bid’ah dihitam-legamkan. Read more »
DIarsipkan di bawah: Manhaj | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Mei 5, 2008 oleh wahonot
Oleh: Abu Tilmidz
Sunnah itu memiliki penganut. Dan para penganutnya memiliki aqidah atau keyakinan dan selalu bersatu di atas kebenaran. Maka sudah sepantasnya penulis memaparkan di sini pengertian dari ketiga kata tersebut : Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Pengertian Aqidah Secara Bahasa Dan Menurut Istilah
Aqidah secara bahasa diambil dari kata ‘aqad yakni ikatan dan buhulan yang kuat. Bisa juga berarti teguh, permanent, saling mengikat dan rapat. Bila dikatakan tali itu di-‘aqad-kan, artinya diikat. Bisa juga digunakann dalam ikatan jual beli atau perjanjian. Meng-‘aqad sarung, berarti mengikatnya dengan kuat. Kata aqad adalah lawan dari hall (melepas/mengurai)[1]. Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Manhaj | 1 Komentar »
Ditulis pada Mei 2, 2008 oleh wahonot
Oleh: Ustadz Yazid Abdul Qaadir Jawas
Menurut Etimologi (bahasa)
As-Sunnah berarti jalan atau tuntunan, baik yang terpuji maupun yang tercela.
Dari Jabir bin Abdillah, ia berkata : “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :’Barangsiapa yang memberi contoh/ tuntunan perbuatan yang baik, ia akan mendapatkan pahala perbuatan tersebut serta pahala orang yang mengikutinya (sampai hari kiamat), tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang memberikan contoh perbuatan yang buruk, maka ia akan mendapatkan dosa perbuatan tersebut dan dosa orang-orang yang mengikutinya (sampai hari kiamat), tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun”. [Hadits Riwayat Tirmidzi, Ahmad 4/357-359, Muslim 3/88-89, 8/61-62, Nasa'i, Darimy, 1/126-127, Ibnu Majah, Thahawy 1/93,97, Thayalisi : 670 dan Baihaqi 4/175-176]. Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 17, 2008 oleh wahonot
Oleh:Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil
Dan diantara tanda-tanda dekatnya hari kiamat lagi ialah banyaknya perzinaan di kalangan manusia. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan bahwa yang demikian itu termasuk tanda-tanda hari kiamat (telah dekatnya hari kiamat). Diriwayatkan dalam Shahihain dari Anas Radhyallahu ‘anhu, ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya diantara tanda-tanda akan datangnya hari kiamat ialah …. (diantaranya) akan merajalelanya perzinaan”. (Shahih Bukhari, Kitab Al-Ilm, Bab Raf’il Ilmi wa Zhuhuril Jahli 1:178. Shahih Muslim Kitab Al-Ilm, Bab Raf’il Ilmi wa Qabdhihi wa Zhuhuril Jahil wal Fitani Fi Akhiriz Zaman 16:221). Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Hadist, Tazkiyatun nafs, keluarga | 1 Komentar »
Ditulis pada April 14, 2008 oleh wahonot
Oleh: Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil
Di antara tanda akan datangnya kiamat lagi ialah akan dihapuskannya ilmu (tentang Ad-Din) dan merajalelanya kejahilan. Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Di antara tanda-tanda akan datangnya kiamat ialah dihilangkannya ilmu (tentang Ad-Din) dan tetapnya kejahilan”. (Shahih Bukhari, Kitab Al-Ilm, Bab Raf’i Al-Ilmi wa Zhuhuri Al-Jahli 1:178, Shahih Muslim, Kitab Al-Ilm, Bab Raf’i AL-Ilmi wa Qabdhihi wa Zhuhuri Al-Jahli wa Al-Fitan fi Akhir Az-Zaman 16:222). Read more »
DIarsipkan di bawah: Aqidah | Tidak ada komentar »